Nama: Agustinus Arikpikni tugas ASJ"Rangkuman"
"Rangkuman "
1. Virtual Private Server
Virtual Private Server (VPS) merupakan sebuah server fisik yang di dalamnya terdapat beberapa virtual server, jadi dalam masing-masing virtual server tersebut dapat dilakukan manajemen tersendiri, contohnya diinstall OS sendiri. Secara garis besar, Virtual Private Server hampir mirip dengan shared hosting, namun memiliki resource yang lebih besar, dan virtualisasi pada setiap server. Dengan virtualisasi tersebut, memungkinkan kita untuk menginstall OS dan softwaretambahan sesuai kebutuhan, yang mana tidak dilakukan di shared hosting. Virtual Private Server menggunakan teknologi virtualisasi untuk membagi hardware server fisik menjadi beberapa server virtual yang di hosting di dalam hardware fisik yang sama.Virtual Private Server juga memberikan keuntungan yang signifikan dalam hal skalabilitas dari daya proses (processing power), RAM, dan disk space dengan biaya yang lebih rendah daripada menggunakan server fisik tersendiri. Meskipun tidak murni menggunakan satu server secara fisik, tetapi Virtual Private Server bekerja layaknya sebuah server yang berdiri sendiri. Dalam sebuah Virtual Private Server memiliki sistem operasi tersendiri, dengan process, user, files dan menyediakan full root access pada tiap sistemnya.Setiap VPS juga mempunyai alamat IP port number, tables, filtering dan routing rules sendiri. Setiap VPS dapat dihapus, add, modify file apa saja, termasuk file yang ada di dalam folder root, dan install software aplikasi apapun atau konfigurasi root application software-nya.
2. Prinsip dan cara kerja Virtual Private Server
Alur kerja Virtual Private Server dimulai dari sebuah server fisik berupa komputer. Server fisik ini adalah tempat di mana seluruh pengguna menyimpan file dan database dibutuhkan untuk sebuah website.Proses menerima dan mengirimkan kembali tersebut merupakan tugas dari Virtual Private Server.Sebuah Virtual Private Server bisa memiliki alamat IP yang berbeda dengan Virtual Private Server lainnya, padahal ditempatkan pada server fisik yang sama.bandwidth, processor, memory dan disk space pada shared server digunakan secara bersama oleh beberapa pengguna. Sedangkan pada Virtual Private Server, masing-masing pengguna berbagi satu server fisik yang sama namun memiliki bagian tersendiri sehingga kinerja dari masing masing pengguna tidak akan dipengaruhi oleh Virtual Private Server lain.
3. Instalasi Konfigurasi Virtual Private Server dengan Proxmox
Proxmox VE (Proxmox Virtual Environment) merupakan aplikasi penyedia lingkungan virtualisasi server yang berbasis open source.Proxmox VE juga membuat sistem operasi dengan distribusi Linux berbasis Debian dengan kernel Ubuntu LTS yang dimodifikasi sehingga memungkinkan penggunaan dan pengelolaan mesin virtual menjadi lebih mudah.Akan tetapi pembahasan berikut adalah instalasi dan konfigurasi Virtual Private Server dengan Proxmox berbasiskan linux debian 9.Untuk dapat melakukan instalasi Proxmox, terdapat rekomendasi penggunaan hardware agar dapat berfungsi sebagai mestinya.
4. Pembuatan Virtual Machine di dalam VPS
Ketika konfigurasi vps sudah siap untuk digunakan, maka di dalam server tersebut dapat digunakan untuk membuat sistem operasi baru.
Komentar
Posting Komentar